Tambang · IDX

Dividen ANTMAneka Tambang

Jadwal dividen terdekat: ex-date 22 Jun 2026 (beli paling lambat 19 Jun 2026), dividen Rp 210/saham. Aneka Tambang membagikan dividen dengan yield 6.7% dan payout ratio 70%, dengan rekam jejak 9 tahun berturut-turut membayar dividen. Di bawah ini: skor daya tahan dividennya (dengan dasar hitung yang terbuka), timeline ex-date, dan fundamental lengkapnya.

Baru di saham? Pelajari cara baca halaman ini →
ANTMAneka Tambang
Tambang
Rp3.170 1.28%
Update: 17 Jun 2026, 05.09 WIB
01Pergerakan harga
3.130+34.9%
3 bulan terakhir
02DividenWATCH

Untuk naik ke Solid: FCF negatif

Yield Tahunan
6.7%
Rp 210/saham · tahun buku terakhir
Payout Ratio
70%
Moderat
Dividend Streak
9tahun
Track record dividen
Consecutive Raises
6tahun
Dividend grower · aristocrat-tier
FCF Margin
-0.5%
⚠ Bakar cash
ROIC
22.4%
Sangat efisien
5Y Rev CAGR
+25.3%
Growth
Est. dari Rp 10jt
Rp 670.000/thn
Asumsi yield bertahan
Berikutnya
◷ Ex-date22 Jun 20265 hari lagi
Cum-date · batas beli19 Jun 2026
Dividen · per tahapRp 210
Terakhir
Ex-date23 Jun 2025
Dividen · per tahapRp 152

Yield tahunan di atas sudah menjumlahkan seluruh pembagian 12 bulan terakhir; nominal di sini hanya satu tahap. Cum-date = hari terakhir beli untuk dapat dividen. Jadwal ex-date: TradingView & pasardana.id.

Skor kualitas dividen · standar Premium
Kualitas Dividen67/100
Payout sustainable25.0/25
Payout 70% vs kriteria ≤70%
Cash coverage0.0/25
FCF negatif — dividen tak ditutup arus kas bebas
Konsistensi11.8/20
9 thn bayar beruntun · 6 thn naik
Neraca15.0/15
DER 0.2× vs kriteria ≤1.5×
Profitabilitas15.0/15
ROE 23.4%
Konteks Average-Down70/100
Posisi harga35.7/50
Harga di 29% rentang 52 minggu
Stabilitas laba30.0/30
Laba YoY 97.7% · 8/8 thn laba positif
Daya tahan dividen4.5/20
Coverage + streak
Riwayat DPS (per tahun)
Rp 209,99FY2025
+49.2%/thn
FY2018FY2025

Informasi dan skor di aplikasi ini disusun untuk tujuan informasi dan edukasi berdasarkan kriteria yang Anda tetapkan sendiri. Ini bukan rekomendasi, saran, atau ajakan untuk membeli atau menjual efek. Seluruh keputusan dan risiko investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda. Kami bukan penasihat investasi berlisensi. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa depan.

03Level Teknikal · Pivot Bulanan
Rp 3.170
S2Rp 2.173
S1Rp 2.537
MidRp 3.243
RRp 3.607

Level support/resistance objektif dari pivot bulanan (Classic), sebagai referensi posisi harga — bukan ajakan transaksi.

04Fundamental · Undervalued
PER
9.00
Sehat
PBV
2.16
Wajar
ROE
23.4%
Produktif
DER
0.22
Sehat
Revenue YoY
+22.3%
Tumbuh sehat
Laba YoY
+97.7%
Pertumbuhan kuat
◷ Ex-date 5 hari lagi

Jangan lewatkan ex-date ANTM

Masuk gratis dan tandai ★ ANTM — pengingat cum-date 19 Jun 2026 (hari terakhir beli) dan flag yield trap mendarat langsung di Telegram-mu.

Aktifkan pengingat →

Memahami angka-angka di halaman ini

Apa itu ex-date (dan cum-date)?

Cum-date adalah hari terakhir membeli saham dengan hak dividen; mulai ex-date (hari bursa berikutnya), pembelian baru tidak lagi kebagian dividen periode itu. Jadi kalau kamu ingin dividen ANTM berikutnya, kamu harus sudah memegang sahamnya sebelum ex-date. Harga saham biasanya terkoreksi sebesar kira-kira nilai dividennya tepat di ex-date — itu normal, bukan anomali.

Kenapa payout ratio penting?

Payout ratio = porsi laba yang dibagikan sebagai dividen. Payout 50% artinya separuh laba dibagi, separuh ditahan untuk tumbuh. Di bawah ~60% umumnya sehat; di atas 80% patut diwaspadai — sekali laba turun, dividennya ikut terancam karena tidak ada ruang penyangga.

Apa itu yield trap?

Yield yang terlihat tinggi (misalnya di atas 9%) kadang bukan rezeki, tapi gejala: harga sahamnya jatuh karena pasar meragukan kelangsungan bisnisnya — pembaginya mengecil, yield-nya membengkak. Pantau Saham menandai kombinasi berbahayanya secara otomatis: yield tinggi plus payout berlebihan, arus kas yang tak menutup dividen, atau laba yang menurun.

Cara membaca skor & vonis di halaman ini

Setiap angka penilaian ANTM di atas menunjukkan dasar hitungnya — skor daya tahan dividen dibedah per komponen (payout, arus kas, rekam jejak, neraca), dan vonis valuasi (Murah · Wajar · Mahal) ditakar per sektor, karena PBV bank tidak bisa disamakan dengan PBV emiten energi. Pakai ini sebagai titik awal riset, bukan kesimpulan akhir: selalu cek laporan keuangan resminya. Ini alat baca data, bukan ajakan beli.

Saham dividen lain di sektor Tambang