Industri · IDX

Dividen ARNAArwana Citramulia

Arwana Citramulia membagikan dividen dengan yield 10.6% dan payout ratio 81%, dengan rekam jejak 19 tahun berturut-turut membayar dividen. Di bawah ini: skor daya tahan dividennya (dengan dasar hitung yang terbuka), timeline ex-date, dan fundamental lengkapnya.

Baru di saham? Pelajari cara baca halaman ini →
ARNAArwana Citramulia
Industri
Rp428 0.47%
Update: 17 Jun 2026, 03.18 WIB
Yield trap: payout 81% sementara laba turun 6.0%.
01Pergerakan harga
426-59.8%
3 bulan terakhir
02DividenWATCH

Untuk naik ke Solid: Payout 80.5% > 80%

Yield Tahunan
10.6%
Rp 45/saham · tahun buku terakhir
Payout Ratio
81%
⚠ Tinggi · yield trap risk
Dividend Streak
19tahun
Konsisten 15+ tahun
Consecutive Raises
1tahun
Naik beberapa tahun
Cash Coverage
2.40×
Aman
FCF Margin
+14.8%
Cash machine
ROIC
19.4%
Sangat efisien
5Y Rev CAGR
+5.7%
Mature
Est. dari Rp 10jt
Rp 1.060.000/thn
Asumsi yield bertahan
Terakhir
Ex-date17 Apr 2026
Dividen · per tahapRp 45

Yield tahunan di atas sudah menjumlahkan seluruh pembagian 12 bulan terakhir; nominal di sini hanya satu tahap.

Skor kualitas dividen · standar Premium
⚑ Flag: yield tinggi + fundamental melemah
  • Payout 80.5% > 70%
  • Laba turun -6%
Kualitas Dividen45/100
Payout sustainable17.5/25
Payout 80.5% vs kriteria ≤70%
Cash coverage25.0/25
FCF menutup 2.4× dividen vs kriteria ≥1×
Konsistensi15.3/20
19 thn bayar beruntun · 1 thn naik
Neraca15.0/15
DER 0× vs kriteria ≤1.5×
Profitabilitas14.6/15
ROE 19.4%
Konteks Average-Down75/100
Posisi harga41.7/50
Harga di 17% rentang 52 minggu
Stabilitas laba14.0/30
Laba YoY -6% · 8/8 thn laba positif
Daya tahan dividen19.5/20
Coverage + streak
Riwayat DPS (per tahun)
Rp 45FY2025
+15.9%/thn
FY2018FY2025

Informasi dan skor di aplikasi ini disusun untuk tujuan informasi dan edukasi berdasarkan kriteria yang Anda tetapkan sendiri. Ini bukan rekomendasi, saran, atau ajakan untuk membeli atau menjual efek. Seluruh keputusan dan risiko investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda. Kami bukan penasihat investasi berlisensi. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa depan.

03Level Teknikal · Pivot Bulanan
Rp 428
S2Rp 394
S1Rp 420
MidRp 458
RRp 484

Level support/resistance objektif dari pivot bulanan (Classic), sebagai referensi posisi harga — bukan ajakan transaksi.

04Fundamental · Undervalued
PER
7.90
Sehat
PBV
1.58
Sehat
ROE
19.4%
Produktif
DER
0.02
Sehat
Revenue YoY
+10.7%
Tumbuh sehat
Laba YoY
-6.0%
Penurunan

Pantau dividen ARNA tanpa menatap layar

Masuk gratis, tandai ★ ARNA, lalu terima pengingat ex-date dan flag yield trap langsung di Telegram.

Mulai gratis →

Memahami angka-angka di halaman ini

Apa itu ex-date (dan cum-date)?

Cum-date adalah hari terakhir membeli saham dengan hak dividen; mulai ex-date (hari bursa berikutnya), pembelian baru tidak lagi kebagian dividen periode itu. Jadi kalau kamu ingin dividen ARNA berikutnya, kamu harus sudah memegang sahamnya sebelum ex-date. Harga saham biasanya terkoreksi sebesar kira-kira nilai dividennya tepat di ex-date — itu normal, bukan anomali.

Kenapa payout ratio penting?

Payout ratio = porsi laba yang dibagikan sebagai dividen. Payout 50% artinya separuh laba dibagi, separuh ditahan untuk tumbuh. Di bawah ~60% umumnya sehat; di atas 80% patut diwaspadai — sekali laba turun, dividennya ikut terancam karena tidak ada ruang penyangga.

Apa itu yield trap?

Yield yang terlihat tinggi (misalnya di atas 9%) kadang bukan rezeki, tapi gejala: harga sahamnya jatuh karena pasar meragukan kelangsungan bisnisnya — pembaginya mengecil, yield-nya membengkak. Pantau Saham menandai kombinasi berbahayanya secara otomatis: yield tinggi plus payout berlebihan, arus kas yang tak menutup dividen, atau laba yang menurun.

Cara membaca skor & vonis di halaman ini

Setiap angka penilaian ARNA di atas menunjukkan dasar hitungnya — skor daya tahan dividen dibedah per komponen (payout, arus kas, rekam jejak, neraca), dan vonis valuasi (Murah · Wajar · Mahal) ditakar per sektor, karena PBV bank tidak bisa disamakan dengan PBV emiten energi. Pakai ini sebagai titik awal riset, bukan kesimpulan akhir: selalu cek laporan keuangan resminya. Ini alat baca data, bukan ajakan beli.

Saham dividen lain di sektor Industri