Tambang · IDX

Dividen IFIIIndonesia Fibreboard Industry

Indonesia Fibreboard Industry membagikan dividen dengan yield 5.4% dan payout ratio 62%, dengan rekam jejak 7 tahun berturut-turut membayar dividen. Di bawah ini: skor daya tahan dividennya (dengan dasar hitung yang terbuka), timeline ex-date, dan fundamental lengkapnya.

Baru di saham? Pelajari cara baca halaman ini →
IFIIIndonesia Fibreboard Industry
Tambang
Rp218 -1.80%
Update: 17 Jun 2026, 04.59 WIB
01Pergerakan harga
222+38.8%
3 bulan terakhir
02DividenSOLID

Untuk naik ke Premium: Streak 7 thn < 10 thn

Yield Tahunan
5.4%
Rp 12/saham · tahun buku terakhir
Payout Ratio
62%
Moderat
Dividend Streak
7tahun
Track record dividen
Consecutive Raises
3tahun
Dividend grower · aristocrat-tier
Cash Coverage
3.12×
Aman
FCF Margin
+20.5%
Cash machine
ROIC
9.6%
Lemah
5Y Rev CAGR
+13.5%
Growth
Est. dari Rp 10jt
Rp 540.000/thn
Asumsi yield bertahan
Terakhir
Ex-date17 Jun 2026
Dividen · per tahapRp 6

Yield tahunan di atas sudah menjumlahkan seluruh pembagian 12 bulan terakhir; nominal di sini hanya satu tahap.

Skor kualitas dividen · standar Premium
Kualitas Dividen81/100
Payout sustainable25.0/25
Payout 61.6% vs kriteria ≤70%
Cash coverage25.0/25
FCF menutup 3.1× dividen vs kriteria ≥1×
Konsistensi8.3/20
7 thn bayar beruntun · 3 thn naik
Neraca15.0/15
DER 0.2× vs kriteria ≤1.5×
Profitabilitas8.0/15
ROE 10.7%
Konteks Average-Down80/100
Posisi harga44.2/50
Harga di 12% rentang 52 minggu
Stabilitas laba22.5/30
Laba YoY 2.5% · 8/8 thn laba positif
Daya tahan dividen13.5/20
Coverage + streak
Riwayat DPS (per tahun)
Rp 12FY2025
+34.8%/thn
FY2019FY2025

Informasi dan skor di aplikasi ini disusun untuk tujuan informasi dan edukasi berdasarkan kriteria yang Anda tetapkan sendiri. Ini bukan rekomendasi, saran, atau ajakan untuk membeli atau menjual efek. Seluruh keputusan dan risiko investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda. Kami bukan penasihat investasi berlisensi. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa depan.

03Level Teknikal · Pivot Bulanan
Rp 218
S2Rp 187
S1Rp 207
MidRp 229
RRp 249

Level support/resistance objektif dari pivot bulanan (Classic), sebagai referensi posisi harga — bukan ajakan transaksi.

04Fundamental · Fair Value
PER
14.20
Wajar
PBV
1.55
Sehat
ROE
10.7%
Wajar
DER
0.15
Sehat
Revenue YoY
+3.2%
Tumbuh tipis
Laba YoY
+2.5%
Stabil

Pantau dividen IFII tanpa menatap layar

Masuk gratis, tandai ★ IFII, lalu terima pengingat ex-date dan flag yield trap langsung di Telegram.

Mulai gratis →

Memahami angka-angka di halaman ini

Apa itu ex-date (dan cum-date)?

Cum-date adalah hari terakhir membeli saham dengan hak dividen; mulai ex-date (hari bursa berikutnya), pembelian baru tidak lagi kebagian dividen periode itu. Jadi kalau kamu ingin dividen IFII berikutnya, kamu harus sudah memegang sahamnya sebelum ex-date. Harga saham biasanya terkoreksi sebesar kira-kira nilai dividennya tepat di ex-date — itu normal, bukan anomali.

Kenapa payout ratio penting?

Payout ratio = porsi laba yang dibagikan sebagai dividen. Payout 50% artinya separuh laba dibagi, separuh ditahan untuk tumbuh. Di bawah ~60% umumnya sehat; di atas 80% patut diwaspadai — sekali laba turun, dividennya ikut terancam karena tidak ada ruang penyangga.

Apa itu yield trap?

Yield yang terlihat tinggi (misalnya di atas 9%) kadang bukan rezeki, tapi gejala: harga sahamnya jatuh karena pasar meragukan kelangsungan bisnisnya — pembaginya mengecil, yield-nya membengkak. Pantau Saham menandai kombinasi berbahayanya secara otomatis: yield tinggi plus payout berlebihan, arus kas yang tak menutup dividen, atau laba yang menurun.

Cara membaca skor & vonis di halaman ini

Setiap angka penilaian IFII di atas menunjukkan dasar hitungnya — skor daya tahan dividen dibedah per komponen (payout, arus kas, rekam jejak, neraca), dan vonis valuasi (Murah · Wajar · Mahal) ditakar per sektor, karena PBV bank tidak bisa disamakan dengan PBV emiten energi. Pakai ini sebagai titik awal riset, bukan kesimpulan akhir: selalu cek laporan keuangan resminya. Ini alat baca data, bukan ajakan beli.

Saham dividen lain di sektor Tambang