Konsumer · IDX

Dividen ROTINippon Indosari Corpindo

Nippon Indosari Corpindo membagikan dividen dengan yield 13.8% dan payout ratio 175%, dengan rekam jejak 16 tahun berturut-turut membayar dividen. Di bawah ini: skor daya tahan dividennya (dengan dasar hitung yang terbuka), timeline ex-date, dan fundamental lengkapnya.

Baru di saham? Pelajari cara baca halaman ini →
ROTINippon Indosari Corpindo
Konsumer
Rp590 1.72%
Update: 17 Jun 2026, 03.20 WIB
Yield trap: payout 175% sementara laba turun 28.7%.
01Pergerakan harga
580-56.1%
3 bulan terakhir
02DividenWATCH

Untuk naik ke Solid: Payout 174.7% > 80%

Yield Tahunan
13.8%
Rp 80/saham · tahun buku terakhir
Payout Ratio
175%
⚠ Tinggi · yield trap risk
Dividend Streak
16tahun
Konsisten 15+ tahun
Consecutive Raises
1tahun
Naik beberapa tahun
Cash Coverage
1.20×
Aman
FCF Margin
+11.7%
Cash machine
ROIC
9.0%
Lemah
5Y Rev CAGR
+3.2%
Mature
Est. dari Rp 10jt
Rp 1.380.000/thn
Asumsi yield bertahan
Terakhir
Ex-date16 Apr 2026
Dividen · per tahapRp 80

Yield tahunan di atas sudah menjumlahkan seluruh pembagian 12 bulan terakhir; nominal di sini hanya satu tahap.

Skor kualitas dividen · standar Premium
⚑ Flag: yield tinggi + fundamental melemah
  • Payout 174.7% > 70%
  • Laba turun -28.7%
Kualitas Dividen45/100
Payout sustainable0.0/25
Payout 174.7% vs kriteria ≤70%
Cash coverage10.0/25
FCF menutup 1.2× dividen vs kriteria ≥1×
Konsistensi13.0/20
16 thn bayar beruntun · 1 thn naik
Neraca15.0/15
DER 0.3× vs kriteria ≤1.5×
Profitabilitas8.2/15
ROE 10.9%
Konteks Average-Down48/100
Posisi harga35.7/50
Harga di 29% rentang 52 minggu
Stabilitas laba0.0/30
Laba YoY -28.7% · 8/8 thn laba positif
Daya tahan dividen12.0/20
Coverage + streak
Riwayat DPS (per tahun)
Rp 80,04FY2025
+35.0%/thn
FY2018FY2025

Informasi dan skor di aplikasi ini disusun untuk tujuan informasi dan edukasi berdasarkan kriteria yang Anda tetapkan sendiri. Ini bukan rekomendasi, saran, atau ajakan untuk membeli atau menjual efek. Seluruh keputusan dan risiko investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda. Kami bukan penasihat investasi berlisensi. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa depan.

03Level Teknikal · Pivot Bulanan
Rp 590
S2Rp 404
S1Rp 467
MidRp 551
RRp 614

Level support/resistance objektif dari pivot bulanan (Classic), sebagai referensi posisi harga — bukan ajakan transaksi.

04Fundamental · Overvalued
PER
13.70
Wajar
PBV
1.60
Sehat
ROE
10.9%
Wajar
DER
0.31
Sehat
Revenue YoY
-4.4%
Menurun
Laba YoY
-28.7%
Penurunan

Pantau dividen ROTI tanpa menatap layar

Masuk gratis, tandai ★ ROTI, lalu terima pengingat ex-date dan flag yield trap langsung di Telegram.

Mulai gratis →

Memahami angka-angka di halaman ini

Apa itu ex-date (dan cum-date)?

Cum-date adalah hari terakhir membeli saham dengan hak dividen; mulai ex-date (hari bursa berikutnya), pembelian baru tidak lagi kebagian dividen periode itu. Jadi kalau kamu ingin dividen ROTI berikutnya, kamu harus sudah memegang sahamnya sebelum ex-date. Harga saham biasanya terkoreksi sebesar kira-kira nilai dividennya tepat di ex-date — itu normal, bukan anomali.

Kenapa payout ratio penting?

Payout ratio = porsi laba yang dibagikan sebagai dividen. Payout 50% artinya separuh laba dibagi, separuh ditahan untuk tumbuh. Di bawah ~60% umumnya sehat; di atas 80% patut diwaspadai — sekali laba turun, dividennya ikut terancam karena tidak ada ruang penyangga.

Apa itu yield trap?

Yield yang terlihat tinggi (misalnya di atas 9%) kadang bukan rezeki, tapi gejala: harga sahamnya jatuh karena pasar meragukan kelangsungan bisnisnya — pembaginya mengecil, yield-nya membengkak. Pantau Saham menandai kombinasi berbahayanya secara otomatis: yield tinggi plus payout berlebihan, arus kas yang tak menutup dividen, atau laba yang menurun.

Cara membaca skor & vonis di halaman ini

Setiap angka penilaian ROTI di atas menunjukkan dasar hitungnya — skor daya tahan dividen dibedah per komponen (payout, arus kas, rekam jejak, neraca), dan vonis valuasi (Murah · Wajar · Mahal) ditakar per sektor, karena PBV bank tidak bisa disamakan dengan PBV emiten energi. Pakai ini sebagai titik awal riset, bukan kesimpulan akhir: selalu cek laporan keuangan resminya. Ini alat baca data, bukan ajakan beli.

Saham dividen lain di sektor Konsumer