GDST vs PSAB
Perbandingan berdampingan dari sisi daya tahan dividen — bukan sekadar siapa yang yield-nya lebih tinggi. Keduanya di sektor berbeda, jadi bacalah tiap angka terhadap median sektornya masing-masing — yield 6% di satu sektor tidak sama artinya dengan 6% di sektor lain.
| GDSTGunawan Dianjaya SteelTambang | PSABJ Resources Asia PasifikTambang | |
|---|---|---|
| Kualitas dividen | ||
| Skor Kualitas DividenStandar tetap Premium — sama untuk semua emiten | — | 32/100 |
| Flag yield trapKalau kena, skor dibatasi maksimal 45 | — | ⚑ Ya |
| Dividen | ||
| Yield tahunanPembanding bebas risiko: SBN 10 thn 7,1% | — | 18,1% |
| Median sektorPembanding, bukan target | 4,4% | 4,4% |
| Dividen per saham | — | Rp 105 |
| Payout ratio | — | 466% |
| Rekam jejak | ||
| Tahun berturut membayar | — | 1 thn |
| Pernah dipotongTurun ≥ 30% dari tahun sebelumnya — yang tidak diukur oleh streak | — | Belum pernah · 8 thn |
| Fundamental | ||
| PER | 10,3× | 3,1× |
| PBV | 0,75× | 2,71× |
| ROE | 7,1% | 63,2% |
| DER | 1,08 | 0,15 |
Halaman ini tidak menentukan mana yang “lebih baik”. Untuk sebagian besar baris di atas, angka yang lebih tinggi belum tentu lebih bagus — yield tinggi juga ciri khas dividend trap, payout tinggi berarti ruang amannya lebih sempit, dan streak panjang tidak menjamin nominalnya tidak pernah dipotong. Angkanya disejajarkan supaya kamu yang menilai.