Konsumer · IDX

Dividen BLUEBerkah Prima Perkasa

Berkah Prima Perkasa membagikan dividen dengan yield 1.0% dan payout ratio 98%, dengan rekam jejak 7 tahun berturut-turut membayar dividen. Di bawah ini: skor daya tahan dividennya (dengan dasar hitung yang terbuka), timeline ex-date, dan fundamental lengkapnya.

Baru di saham? Pelajari cara baca halaman ini →
BLUEBerkah Prima Perkasa
Konsumer
Rp3.500 2.94%
Update: 17 Jun 2026, 05.09 WIB
Yield trap: payout 98% sementara laba turun 11.5%.
01Pergerakan harga
3.400+1080.6%
3 bulan terakhir
02DividenWATCH

Untuk naik ke Solid: Yield 1% < 3%, Payout 98.1% > 80%

Yield Tahunan
1.0%
Rp 34/saham · tahun buku terakhir
Payout Ratio
98%
⚠ Tinggi · yield trap risk
Dividend Streak
7tahun
Track record dividen
Consecutive Raises
1tahun
Naik beberapa tahun
Cash Coverage
1.93×
Aman
FCF Margin
+12.1%
Cash machine
ROIC
15.0%
Wajar
5Y Rev CAGR
+13.7%
Growth
Est. dari Rp 10jt
Rp 100.000/thn
Asumsi yield bertahan
Terakhir
Ex-date15 Jun 2026
Dividen · per tahapRp 34

Yield tahunan di atas sudah menjumlahkan seluruh pembagian 12 bulan terakhir; nominal di sini hanya satu tahap.

Skor kualitas dividen · standar Premium
Kualitas Dividen63/100
Payout sustainable4.9/25
Payout 98.1% vs kriteria ≤70%
Cash coverage25.0/25
FCF menutup 1.9× dividen vs kriteria ≥1×
Konsistensi6.3/20
7 thn bayar beruntun · 1 thn naik
Neraca15.0/15
DER 0× vs kriteria ≤1.5×
Profitabilitas11.3/15
ROE 15.1%
Konteks Average-Down49/100
Posisi harga26.5/50
Harga di 47% rentang 52 minggu
Stabilitas laba8.5/30
Laba YoY -11.5% · 8/8 thn laba positif
Daya tahan dividen13.5/20
Coverage + streak
Riwayat DPS (per tahun)
Rp 34FY2025
+28.6%/thn
FY2019FY2025

Informasi dan skor di aplikasi ini disusun untuk tujuan informasi dan edukasi berdasarkan kriteria yang Anda tetapkan sendiri. Ini bukan rekomendasi, saran, atau ajakan untuk membeli atau menjual efek. Seluruh keputusan dan risiko investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda. Kami bukan penasihat investasi berlisensi. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa depan.

03Level Teknikal · Pivot Bulanan
Rp 3.500
S2Rp 1.980
S1Rp 2.650
MidRp 3.370
RRp 4.040

Level support/resistance objektif dari pivot bulanan (Classic), sebagai referensi posisi harga — bukan ajakan transaksi.

04Fundamental · Overvalued
PER
96.30
Mahal
PBV
14.72
Mahal
ROE
15.1%
Produktif
DER
0.01
Sehat
Revenue YoY
-11.9%
Menurun
Laba YoY
-11.5%
Penurunan

Pantau dividen BLUE tanpa menatap layar

Masuk gratis, tandai ★ BLUE, lalu terima pengingat ex-date dan flag yield trap langsung di Telegram.

Mulai gratis →

Memahami angka-angka di halaman ini

Apa itu ex-date (dan cum-date)?

Cum-date adalah hari terakhir membeli saham dengan hak dividen; mulai ex-date (hari bursa berikutnya), pembelian baru tidak lagi kebagian dividen periode itu. Jadi kalau kamu ingin dividen BLUE berikutnya, kamu harus sudah memegang sahamnya sebelum ex-date. Harga saham biasanya terkoreksi sebesar kira-kira nilai dividennya tepat di ex-date — itu normal, bukan anomali.

Kenapa payout ratio penting?

Payout ratio = porsi laba yang dibagikan sebagai dividen. Payout 50% artinya separuh laba dibagi, separuh ditahan untuk tumbuh. Di bawah ~60% umumnya sehat; di atas 80% patut diwaspadai — sekali laba turun, dividennya ikut terancam karena tidak ada ruang penyangga.

Apa itu yield trap?

Yield yang terlihat tinggi (misalnya di atas 9%) kadang bukan rezeki, tapi gejala: harga sahamnya jatuh karena pasar meragukan kelangsungan bisnisnya — pembaginya mengecil, yield-nya membengkak. Pantau Saham menandai kombinasi berbahayanya secara otomatis: yield tinggi plus payout berlebihan, arus kas yang tak menutup dividen, atau laba yang menurun.

Cara membaca skor & vonis di halaman ini

Setiap angka penilaian BLUE di atas menunjukkan dasar hitungnya — skor daya tahan dividen dibedah per komponen (payout, arus kas, rekam jejak, neraca), dan vonis valuasi (Murah · Wajar · Mahal) ditakar per sektor, karena PBV bank tidak bisa disamakan dengan PBV emiten energi. Pakai ini sebagai titik awal riset, bukan kesimpulan akhir: selalu cek laporan keuangan resminya. Ini alat baca data, bukan ajakan beli.

Saham dividen lain di sektor Konsumer