Properti · IDX

Dividen DMASPuradelta Lestari

Jadwal dividen terdekat: ex-date 25 Jun 2026 (beli paling lambat 24 Jun 2026), dividen Rp 16/saham. Puradelta Lestari membagikan dividen dengan yield 26.3% dan payout ratio 0%. Di bawah ini: skor daya tahan dividennya (dengan dasar hitung yang terbuka), timeline ex-date, dan fundamental lengkapnya.

Baru di saham? Pelajari cara baca halaman ini →
DMASPuradelta Lestari
Properti
Rp157 0.64%
Update: 17 Jun 2026, 04.11 WIB
Yield sangat tinggi (26.3%) — cek keberlanjutan dividen.
01Pergerakan harga
156-5.5%
3 bulan terakhir
02DividenWATCH

Untuk naik ke Solid: Coverage 0.4× < 0.8×, Streak 0 thn < 5 thn

Yield Tahunan
26.3%
Cash Coverage
0.43×
⚠ Bakar cash
FCF Margin
+29.7%
Cash machine
ROIC
16.8%
Sangat efisien
5Y Rev CAGR
-13.0%
Stagnan
Est. dari Rp 10jt
Rp 2.630.000/thn
Asumsi yield bertahan
Berikutnya
◷ Ex-date25 Jun 20268 hari lagi
Cum-date · batas beli24 Jun 2026
Dividen · per tahapRp 16
Terakhir
Ex-date8 Mei 2025
Dividen · per tahapRp 29

Yield tahunan di atas sudah menjumlahkan seluruh pembagian 12 bulan terakhir; nominal di sini hanya satu tahap. Cum-date = hari terakhir beli untuk dapat dividen. Jadwal ex-date: TradingView & pasardana.id.

Skor kualitas dividen · standar Premium
⚑ Flag: yield tinggi + fundamental melemah
  • Cash coverage 0.4× < 1×
  • Laba turun -40%
Kualitas Dividen33/100
Payout sustainable12.5/25
Payout ratio tidak tersedia
Cash coverage0.0/25
FCF menutup 0.4× dividen vs kriteria ≥1×
Konsistensi0.0/20
0 thn bayar beruntun · 0 thn naik
Neraca7.5/15
DER tidak tersedia
Profitabilitas12.6/15
ROE 16.8%
Konteks Average-Down7/100
Posisi harga7.1/50
Harga di 86% rentang 52 minggu
Stabilitas laba0.0/30
Laba YoY -40% · 8/8 thn laba positif
Daya tahan dividen0.0/20
Coverage + streak
Riwayat DPS (per tahun)
Rp 0FY2025
-100.0%/thn
FY2018FY2025

Informasi dan skor di aplikasi ini disusun untuk tujuan informasi dan edukasi berdasarkan kriteria yang Anda tetapkan sendiri. Ini bukan rekomendasi, saran, atau ajakan untuk membeli atau menjual efek. Seluruh keputusan dan risiko investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda. Kami bukan penasihat investasi berlisensi. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa depan.

03Level Teknikal · Pivot Bulanan
Rp 157
S2Rp 133
S1Rp 145
MidRp 153
RRp 165

Level support/resistance objektif dari pivot bulanan (Classic), sebagai referensi posisi harga — bukan ajakan transaksi.

04Fundamental · Fair Value
PER
6.00
Sehat
PBV
1.14
Sehat
ROE
16.8%
Produktif
Revenue YoY
-35.6%
Menurun
Laba YoY
-40.0%
Penurunan
◷ Ex-date 8 hari lagi

Jangan lewatkan ex-date DMAS

Masuk gratis dan tandai ★ DMAS — pengingat cum-date 24 Jun 2026 (hari terakhir beli) dan flag yield trap mendarat langsung di Telegram-mu.

Aktifkan pengingat →

Memahami angka-angka di halaman ini

Apa itu ex-date (dan cum-date)?

Cum-date adalah hari terakhir membeli saham dengan hak dividen; mulai ex-date (hari bursa berikutnya), pembelian baru tidak lagi kebagian dividen periode itu. Jadi kalau kamu ingin dividen DMAS berikutnya, kamu harus sudah memegang sahamnya sebelum ex-date. Harga saham biasanya terkoreksi sebesar kira-kira nilai dividennya tepat di ex-date — itu normal, bukan anomali.

Kenapa payout ratio penting?

Payout ratio = porsi laba yang dibagikan sebagai dividen. Payout 50% artinya separuh laba dibagi, separuh ditahan untuk tumbuh. Di bawah ~60% umumnya sehat; di atas 80% patut diwaspadai — sekali laba turun, dividennya ikut terancam karena tidak ada ruang penyangga.

Apa itu yield trap?

Yield yang terlihat tinggi (misalnya di atas 9%) kadang bukan rezeki, tapi gejala: harga sahamnya jatuh karena pasar meragukan kelangsungan bisnisnya — pembaginya mengecil, yield-nya membengkak. Pantau Saham menandai kombinasi berbahayanya secara otomatis: yield tinggi plus payout berlebihan, arus kas yang tak menutup dividen, atau laba yang menurun.

Cara membaca skor & vonis di halaman ini

Setiap angka penilaian DMAS di atas menunjukkan dasar hitungnya — skor daya tahan dividen dibedah per komponen (payout, arus kas, rekam jejak, neraca), dan vonis valuasi (Murah · Wajar · Mahal) ditakar per sektor, karena PBV bank tidak bisa disamakan dengan PBV emiten energi. Pakai ini sebagai titik awal riset, bukan kesimpulan akhir: selalu cek laporan keuangan resminya. Ini alat baca data, bukan ajakan beli.

Saham dividen lain di sektor Properti