Konsumer · IDX

Dividen EUROEstee Gold Feet

Estee Gold Feet membagikan dividen dengan yield 0.1% dan payout ratio 103%, dengan rekam jejak 3 tahun berturut-turut membayar dividen. Di bawah ini: skor daya tahan dividennya (dengan dasar hitung yang terbuka), timeline ex-date, dan fundamental lengkapnya.

Baru di saham? Pelajari cara baca halaman ini →
EUROEstee Gold Feet
Konsumer
Rp1.825 9.61%
Update: 17 Jun 2026, 05.09 WIB
Yield trap: payout 103% sementara laba turun 45.3%.
01Pergerakan harga
1.665+643.3%
3 bulan terakhir
02DividenWATCH

Untuk naik ke Solid: Yield 0.1% < 3%, Payout 102.5% > 80%, Streak 3 thn < 5 thn

Yield Tahunan
0.1%
Rp 1/saham · tahun buku terakhir
Payout Ratio
103%
⚠ Tinggi · yield trap risk
Dividend Streak
3tahun
Track record dividen
Cash Coverage
0.87×
⚠ Bakar cash
FCF Margin
-2.2%
⚠ Bakar cash
ROIC
3.7%
Lemah
5Y Rev CAGR
+4.1%
Mature
Est. dari Rp 10jt
Rp 10.000/thn
Asumsi yield bertahan
Terakhir
Ex-date11 Jun 2026
Dividen · per tahapRp 1

Yield tahunan di atas sudah menjumlahkan seluruh pembagian 12 bulan terakhir; nominal di sini hanya satu tahap.

Skor kualitas dividen · standar Premium
Kualitas Dividen14/100
Payout sustainable1.8/25
Payout 102.5% vs kriteria ≤70%
Cash coverage0.0/25
FCF menutup 0.9× dividen vs kriteria ≥1×
Konsistensi2.3/20
3 thn bayar beruntun · 0 thn naik
Neraca7.5/15
DER tidak tersedia
Profitabilitas2.8/15
ROE 3.7%
Konteks Average-Down28/100
Posisi harga26.7/50
Harga di 47% rentang 52 minggu
Stabilitas laba0.0/30
Laba YoY -45.3% · 6/6 thn laba positif
Daya tahan dividen1.5/20
Coverage + streak
Riwayat DPS (per tahun)
Rp 0,8FY2025
-44.2%/thn
FY2022FY2025

Informasi dan skor di aplikasi ini disusun untuk tujuan informasi dan edukasi berdasarkan kriteria yang Anda tetapkan sendiri. Ini bukan rekomendasi, saran, atau ajakan untuk membeli atau menjual efek. Seluruh keputusan dan risiko investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda. Kami bukan penasihat investasi berlisensi. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa depan.

03Level Teknikal · Pivot Bulanan
Rp 1.825
S2Rp 130
S1Rp 860
MidRp 2.305
RRp 3.035

Level support/resistance objektif dari pivot bulanan (Classic), sebagai referensi posisi harga — bukan ajakan transaksi.

04Fundamental · Overvalued
PER
2300.70
Mahal
PBV
86.32
Mahal
ROE
3.7%
Lemah
Revenue YoY
-16.6%
Menurun
Laba YoY
-45.3%
Penurunan

Pantau dividen EURO tanpa menatap layar

Masuk gratis, tandai ★ EURO, lalu terima pengingat ex-date dan flag yield trap langsung di Telegram.

Mulai gratis →

Memahami angka-angka di halaman ini

Apa itu ex-date (dan cum-date)?

Cum-date adalah hari terakhir membeli saham dengan hak dividen; mulai ex-date (hari bursa berikutnya), pembelian baru tidak lagi kebagian dividen periode itu. Jadi kalau kamu ingin dividen EURO berikutnya, kamu harus sudah memegang sahamnya sebelum ex-date. Harga saham biasanya terkoreksi sebesar kira-kira nilai dividennya tepat di ex-date — itu normal, bukan anomali.

Kenapa payout ratio penting?

Payout ratio = porsi laba yang dibagikan sebagai dividen. Payout 50% artinya separuh laba dibagi, separuh ditahan untuk tumbuh. Di bawah ~60% umumnya sehat; di atas 80% patut diwaspadai — sekali laba turun, dividennya ikut terancam karena tidak ada ruang penyangga.

Apa itu yield trap?

Yield yang terlihat tinggi (misalnya di atas 9%) kadang bukan rezeki, tapi gejala: harga sahamnya jatuh karena pasar meragukan kelangsungan bisnisnya — pembaginya mengecil, yield-nya membengkak. Pantau Saham menandai kombinasi berbahayanya secara otomatis: yield tinggi plus payout berlebihan, arus kas yang tak menutup dividen, atau laba yang menurun.

Cara membaca skor & vonis di halaman ini

Setiap angka penilaian EURO di atas menunjukkan dasar hitungnya — skor daya tahan dividen dibedah per komponen (payout, arus kas, rekam jejak, neraca), dan vonis valuasi (Murah · Wajar · Mahal) ditakar per sektor, karena PBV bank tidak bisa disamakan dengan PBV emiten energi. Pakai ini sebagai titik awal riset, bukan kesimpulan akhir: selalu cek laporan keuangan resminya. Ini alat baca data, bukan ajakan beli.

Saham dividen lain di sektor Konsumer