Infrastruktur · IDX

Dividen IPCCIndonesia Kendaraan Terminal

Jadwal dividen terdekat: ex-date 22 Jun 2026 (beli paling lambat 19 Jun 2026), dividen Rp 113/saham. Indonesia Kendaraan Terminal membagikan dividen dengan yield 9.1% dan payout ratio 99%, dengan rekam jejak 4 tahun berturut-turut membayar dividen. Di bawah ini: skor daya tahan dividennya (dengan dasar hitung yang terbuka), timeline ex-date, dan fundamental lengkapnya.

Baru di saham? Pelajari cara baca halaman ini →
IPCCIndonesia Kendaraan Terminal
Infrastruktur
Rp1.235 -0.80%
Update: 17 Jun 2026, 04.11 WIB
01Pergerakan harga
1.245+116.5%
3 bulan terakhir
02DividenWATCH

Untuk naik ke Solid: Payout 98.5% > 80%, Streak 4 thn < 5 thn

Yield Tahunan
9.1%
Rp 113/saham · tahun buku terakhir
Payout Ratio
99%
⚠ Tinggi · yield trap risk
Dividend Streak
4tahun
Track record dividen
Consecutive Raises
3tahun
Dividend grower · aristocrat-tier
Cash Coverage
2.36×
Aman
FCF Margin
+43.1%
Cash machine
ROIC
14.5%
Wajar
5Y Rev CAGR
+21.1%
Growth
Est. dari Rp 10jt
Rp 910.000/thn
Asumsi yield bertahan
Berikutnya
◷ Ex-date22 Jun 20265 hari lagi
Cum-date · batas beli19 Jun 2026
Dividen · per tahapRp 113
Terakhir
Ex-date17 Des 2025
Dividen · per tahapRp 26

Yield tahunan di atas sudah menjumlahkan seluruh pembagian 12 bulan terakhir; nominal di sini hanya satu tahap. Cum-date = hari terakhir beli untuk dapat dividen. Jadwal ex-date: TradingView & pasardana.id.

Skor kualitas dividen · standar Premium
⚑ Flag: yield tinggi + fundamental melemah
  • Payout 98.5% > 70%
Kualitas Dividen45/100
Payout sustainable4.6/25
Payout 98.5% vs kriteria ≤70%
Cash coverage25.0/25
FCF menutup 2.4× dividen vs kriteria ≥1×
Konsistensi6.0/20
4 thn bayar beruntun · 3 thn naik
Neraca15.0/15
DER 0.3× vs kriteria ≤1.5×
Profitabilitas14.1/15
ROE 18.8%
Konteks Average-Down65/100
Posisi harga23.1/50
Harga di 54% rentang 52 minggu
Stabilitas laba30.0/30
Laba YoY 20.9% · 7/8 thn laba positif
Daya tahan dividen12.0/20
Coverage + streak
Riwayat DPS (per tahun)
Rp 93,36FY2025
+8.8%/thn
FY2019FY2025

Informasi dan skor di aplikasi ini disusun untuk tujuan informasi dan edukasi berdasarkan kriteria yang Anda tetapkan sendiri. Ini bukan rekomendasi, saran, atau ajakan untuk membeli atau menjual efek. Seluruh keputusan dan risiko investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda. Kami bukan penasihat investasi berlisensi. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa depan.

03Level Teknikal · Pivot Bulanan
Rp 1.235
S2Rp 1.100
S1Rp 1.155
MidRp 1.245
RRp 1.300

Level support/resistance objektif dari pivot bulanan (Classic), sebagai referensi posisi harga — bukan ajakan transaksi.

04Fundamental · Undervalued
PER
8.80
Sehat
PBV
1.66
Sehat
ROE
18.8%
Produktif
DER
0.34
Sehat
Revenue YoY
+12.8%
Tumbuh sehat
Laba YoY
+20.9%
Pertumbuhan kuat
◷ Ex-date 5 hari lagi

Jangan lewatkan ex-date IPCC

Masuk gratis dan tandai ★ IPCC — pengingat cum-date 19 Jun 2026 (hari terakhir beli) dan flag yield trap mendarat langsung di Telegram-mu.

Aktifkan pengingat →

Memahami angka-angka di halaman ini

Apa itu ex-date (dan cum-date)?

Cum-date adalah hari terakhir membeli saham dengan hak dividen; mulai ex-date (hari bursa berikutnya), pembelian baru tidak lagi kebagian dividen periode itu. Jadi kalau kamu ingin dividen IPCC berikutnya, kamu harus sudah memegang sahamnya sebelum ex-date. Harga saham biasanya terkoreksi sebesar kira-kira nilai dividennya tepat di ex-date — itu normal, bukan anomali.

Kenapa payout ratio penting?

Payout ratio = porsi laba yang dibagikan sebagai dividen. Payout 50% artinya separuh laba dibagi, separuh ditahan untuk tumbuh. Di bawah ~60% umumnya sehat; di atas 80% patut diwaspadai — sekali laba turun, dividennya ikut terancam karena tidak ada ruang penyangga.

Apa itu yield trap?

Yield yang terlihat tinggi (misalnya di atas 9%) kadang bukan rezeki, tapi gejala: harga sahamnya jatuh karena pasar meragukan kelangsungan bisnisnya — pembaginya mengecil, yield-nya membengkak. Pantau Saham menandai kombinasi berbahayanya secara otomatis: yield tinggi plus payout berlebihan, arus kas yang tak menutup dividen, atau laba yang menurun.

Cara membaca skor & vonis di halaman ini

Setiap angka penilaian IPCC di atas menunjukkan dasar hitungnya — skor daya tahan dividen dibedah per komponen (payout, arus kas, rekam jejak, neraca), dan vonis valuasi (Murah · Wajar · Mahal) ditakar per sektor, karena PBV bank tidak bisa disamakan dengan PBV emiten energi. Pakai ini sebagai titik awal riset, bukan kesimpulan akhir: selalu cek laporan keuangan resminya. Ini alat baca data, bukan ajakan beli.

Saham dividen lain di sektor Infrastruktur