Infrastruktur · IDX

Dividen PPGLPrima Globalindo Logistik

Prima Globalindo Logistik membagikan dividen dengan yield 28.4% dan payout ratio 504%, dengan rekam jejak 6 tahun berturut-turut membayar dividen. Di bawah ini: skor daya tahan dividennya (dengan dasar hitung yang terbuka), timeline ex-date, dan fundamental lengkapnya.

Baru di saham? Pelajari cara baca halaman ini →
PPGLPrima Globalindo Logistik
Infrastruktur
Rp174 6.10%
Update: 17 Jun 2026, 04.19 WIB
Yield trap: payout 504% sementara laba turun 25.4%.

⏳ Laporan Keuangan Q1 2026 belum tersedia. Data fundamental belum mencerminkan periode terbaru.

01Pergerakan harga
164+26.2%
3 bulan terakhir
02DividenWATCH

Untuk naik ke Solid: Payout 503.7% > 80%

Yield Tahunan
28.4%
Rp 46/saham · tahun buku terakhir
Payout Ratio
504%
⚠ Tinggi · yield trap risk
Dividend Streak
6tahun
Track record dividen
Consecutive Raises
2tahun
Naik beberapa tahun
ROIC
6.4%
Lemah
5Y Rev CAGR
+5.1%
Mature
Est. dari Rp 10jt
Rp 2.840.000/thn
Asumsi yield bertahan
Terakhir
Ex-date2 Jun 2026
Dividen · per tahapRp 40

Yield tahunan di atas sudah menjumlahkan seluruh pembagian 12 bulan terakhir; nominal di sini hanya satu tahap.

Skor kualitas dividen · standar Premium
⚑ Flag: yield tinggi + fundamental melemah
  • Payout 503.7% > 70%
  • Laba turun -25.4%
Kualitas Dividen41/100
Payout sustainable0.0/25
Payout 503.7% vs kriteria ≤70%
Cash coverage12.5/25
Cash coverage tidak dilaporkan
Konsistensi6.5/20
6 thn bayar beruntun · 2 thn naik
Neraca15.0/15
DER 1.2× vs kriteria ≤1.5×
Profitabilitas6.9/15
ROE 9.2%
Konteks Average-Down38/100
Posisi harga30.4/50
Harga di 39% rentang 52 minggu
Stabilitas laba0.0/30
Laba YoY -25.4% · 8/8 thn laba positif
Daya tahan dividen8.0/20
Coverage + streak
Riwayat DPS (per tahun)
Rp 46,5FY2025
+87.6%/thn
FY2020FY2025

Informasi dan skor di aplikasi ini disusun untuk tujuan informasi dan edukasi berdasarkan kriteria yang Anda tetapkan sendiri. Ini bukan rekomendasi, saran, atau ajakan untuk membeli atau menjual efek. Seluruh keputusan dan risiko investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda. Kami bukan penasihat investasi berlisensi. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa depan.

03Level Teknikal · Pivot Bulanan
Rp 174
S2Rp 150
S1Rp 200
MidRp 228
RRp 278

Level support/resistance objektif dari pivot bulanan (Classic), sebagai referensi posisi harga — bukan ajakan transaksi.

04Fundamental · Overvalued
PBV
1.64
Sehat
ROE
9.2%
Lemah
DER
1.16
Wajar
Revenue YoY
-17.2%
Menurun
Laba YoY
-25.4%
Penurunan

Pantau dividen PPGL tanpa menatap layar

Masuk gratis, tandai ★ PPGL, lalu terima pengingat ex-date dan flag yield trap langsung di Telegram.

Mulai gratis →

Memahami angka-angka di halaman ini

Apa itu ex-date (dan cum-date)?

Cum-date adalah hari terakhir membeli saham dengan hak dividen; mulai ex-date (hari bursa berikutnya), pembelian baru tidak lagi kebagian dividen periode itu. Jadi kalau kamu ingin dividen PPGL berikutnya, kamu harus sudah memegang sahamnya sebelum ex-date. Harga saham biasanya terkoreksi sebesar kira-kira nilai dividennya tepat di ex-date — itu normal, bukan anomali.

Kenapa payout ratio penting?

Payout ratio = porsi laba yang dibagikan sebagai dividen. Payout 50% artinya separuh laba dibagi, separuh ditahan untuk tumbuh. Di bawah ~60% umumnya sehat; di atas 80% patut diwaspadai — sekali laba turun, dividennya ikut terancam karena tidak ada ruang penyangga.

Apa itu yield trap?

Yield yang terlihat tinggi (misalnya di atas 9%) kadang bukan rezeki, tapi gejala: harga sahamnya jatuh karena pasar meragukan kelangsungan bisnisnya — pembaginya mengecil, yield-nya membengkak. Pantau Saham menandai kombinasi berbahayanya secara otomatis: yield tinggi plus payout berlebihan, arus kas yang tak menutup dividen, atau laba yang menurun.

Cara membaca skor & vonis di halaman ini

Setiap angka penilaian PPGL di atas menunjukkan dasar hitungnya — skor daya tahan dividen dibedah per komponen (payout, arus kas, rekam jejak, neraca), dan vonis valuasi (Murah · Wajar · Mahal) ditakar per sektor, karena PBV bank tidak bisa disamakan dengan PBV emiten energi. Pakai ini sebagai titik awal riset, bukan kesimpulan akhir: selalu cek laporan keuangan resminya. Ini alat baca data, bukan ajakan beli.

Saham dividen lain di sektor Infrastruktur