Perbankan · IDX
Dividen BRIS — Bank Syariah Indonesia
Bank Syariah Indonesia membagikan dividen dengan yield 1,9% dan payout ratio 20%, dengan rekam jejak 5 tahun berturut-turut membayar dividen. Di bawah ini: skor kualitas dividennya (dengan dasar hitung yang terbuka), timeline ex-date, dan fundamental lengkapnya.
Analisa fundamental BRIS
Mulai dari empat hal ini sebelum membaca rinciannya
Ini rangkuman fakta, bukan penilaian layak beli. Angka lengkap dan dasar hitungnya tetap tersedia di bagian bawah.
Setara Rp 190.000 per Rp10 juta berdasarkan yield saat ini—bukan proyeksi tahun depan. SBN 10 tahun: 7,2%.
Mengukur kemampuan dan rekam jejak pembayaran—bukan skor kelayakan membeli saham.
Dekat kisaran terendah penutupan 1 tahun. Posisi bukan kesimpulan valuasi.
Tidak ada flag risiko otomatis dari data yang tersedia saat ini.
01Berapa dividennya?WATCHLap. Q2 2026
Untuk naik ke Solid: Yield 1.9% (perlu 3%)
Lihat metrik lanjutan dan hitungan rupiah
Bagian ini membantu memeriksa sumber kas, efisiensi modal, dan pertumbuhan bisnis di balik pembayaran dividen.
Biasanya bayar 1× setahun, sekitar Mei — 3 dari 3 tahun terakhir.
Yield tahunan di atas sudah menjumlahkan seluruh pembagian 12 bulan terakhir; nominal di sini hanya satu tahap. Pola dihitung dari riwayat ex-date yang tercatat, bukan jadwal resmi emiten.
Lihat seluruh riwayat pembayaran
Dari riwayat ex-date yang tercatat (TradingView & pasardana.id) — catatan pembayaran yang sudah terjadi, bukan janji untuk tahun depan. Tahun paling awal bisa belum lengkap. Tahunnya mengikuti tahun ex-date, sedangkan grafik "Riwayat DPS" dikelompokkan per tahun buku, jadi satu pembagian bisa jatuh di tahun berbeda.
02Apakah dividennya mampu bertahan?
Skor kualitas menilai keandalan pembayaran dari tren jangka panjang—bukan kelayakan membeli saham. Satu kuartal naik/turun tidak langsung mengubahnya. Laba kuartal terbaru di bawah ditampilkan sebagai konteks.
Informasi dan skor di aplikasi ini disusun untuk tujuan informasi dan edukasi, dihitung dengan standar penilaian tetap yang sama untuk semua emiten. Ini bukan rekomendasi, saran, atau ajakan untuk membeli atau menjual efek. Seluruh keputusan dan risiko investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda. Kami bukan penasihat investasi berlisensi. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa depan.
03Bagaimana posisi harganya?
Tertinggi & terendah = harga penutupan tertinggi dan terendah dalam ~1 tahun terakhir. Harga sekarang 1.710 berada dekat titik terendahnya setahun ini.
Posisi dekat titik terendah tidak menunjukkan kualitas atau nilai wajarnya; harga juga dapat turun ketika bisnis melemah. Lihat Posisi Yield dan skor kualitas untuk konteks tambahan.
Posisi yield terhadap riwayatnya
Yield tinggi belum tentu berarti harga menarik: yield juga dapat naik karena harga turun. Baca bersama skor kualitas dividennya.
04Bagaimana kondisi bisnisnya? · Valuasi Rendah · takaran sektor
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (IDX: BRIS) atau Bank BSI adalah bank di Indonesia yang bergerak di bidang perbankan syariah, merupakan gabungan dari 3 bank syariah BUMN, yakni BRI Syariah, BNI Syariah, dan Mandiri Syariah. Didukung sinergi dengan perusahaan induk (Mandiri, BNI, BRI) serta komitmen pemerintah melalui Kementerian BUMN, BSI didorong untuk dapat bersaing di tingkat global. Perusahaan resmi listing di BEI pada tanggal 09 Mei 2018 dan beralamat kantor di Gedung The Tower, Jalan Gatot Subroto No. 27, Kel. Karet Semanggi, Kec. Setiabudi, Jakarta Selatan 12930.
- Subindustri
- Bank
- Tercatat di bursa
- 9 Mei 2018
- Situs perusahaan
- Kunjungi situs resmi ↗
Sumber profil: pasardana.id · diperbarui sumber 9 Apr 2026. Informasi perusahaan dapat berubah.
PER rendah, harga dekat nilai buku — valuasinya rendah dibanding kinerjanya menurut takaran sektornya.
05Cari berita terbaru
Buka hasil terbaru untuk BRIS langsung di sumber berita. Pantau Saham tidak menyunting urutan hasil atau memverifikasi setiap berita.
Tautan membuka situs pihak ketiga. Tanggal, penerbit, dan isi berita mengikuti masing-masing sumber.
Pantau dividen BRIS tanpa menatap layar
Masuk gratis, tandai ★ BRIS, lalu terima pengingat ex-date dan flag yield trap langsung di Telegram.
Memahami angka-angka di halaman ini
Berapa dividen dan yield BRIS 2026?
Yield dividen BRIS saat ini 1,9% per tahun dengan payout ratio 20%, dan rekam jejak 5 tahun berturut-turut membayar dividen. Pembayaran terakhir Rp 33/saham dengan ex-date 18 Mei 2026. Angka mengikuti data pasar terbaru dan bisa berubah.
Kapan BRIS bagi dividen?
Ex-date dividen BRIS yang terakhir jatuh pada 18 Mei 2026. Jadwal berikutnya belum diumumkan — emiten di IDX umumnya baru mengumumkan ex-date sekitar satu minggu sebelum tanggalnya. Biasanya bayar 1× setahun, sekitar Mei — 3 dari 3 tahun terakhir. Pola ini dihitung dari riwayat ex-date yang tercatat, bukan jadwal resmi emiten. Halaman ini diperbarui begitu jadwal barunya keluar.
Berapa dividen BRIS per lembar?
Pada pembayaran terakhir, BRIS membagikan Rp 33 per lembar saham. Angka itu satu tahap pembayaran (interim atau final), bukan total satu tahun — yield 1,9% di halaman ini sudah menjumlahkan seluruh dividen 12 bulan terakhir.
Berapa dividen BRIS untuk 1 lot?
Satu lot saham di Bursa Efek Indonesia = 100 lembar. Pada pembayaran terakhir sebesar Rp 33 per lembar, 1 lot BRIS menerima Rp 3.300, dan 100 lot menerima Rp 330.000 — keduanya sebelum potongan pajak dividen. Hitungan ini untuk satu tahap pembayaran; kalau emiten membayar lebih dari sekali setahun, totalnya menjadi kelipatannya.
BRIS bagi dividen berapa kali setahun?
Dalam 12 bulan terakhir, BRIS tercatat membagikan dividen 1 kali — ex-date pada Mei 2026. Jumlah dan jadwalnya bisa berbeda tiap tahun — ini catatan pembayaran yang sudah terjadi, bukan janji untuk tahun depan.
Berapa dividen BRIS 6 tahun terakhir?
Riwayat dividen per saham BRIS yang tercatat di halaman ini mencakup 6 tahun terakhir — dividen tahunannya berkisar Rp 1,07 sampai Rp 32,81, dengan pembayaran tahunan terakhir Rp 32,81. Dalam 3 tahun terakhir arahnya naik 52,6% per tahun, berbeda dari rata-rata kenaikan 63,1% per tahun sepanjang 7 tahun — pola dividen emiten IDX memang bisa berganti. Rinciannya per tahun ada di grafik "Riwayat DPS" pada halaman ini.
Seberapa bagus fundamental BRIS?
Fundamental BRIS saat ini: PER 9.9, PBV 1.52, ROE 16,1%, DER 0.21. PER rendah, harga dekat nilai buku — valuasinya rendah dibanding kinerjanya menurut takaran sektornya. Skor kualitas dividennya 86/100 — dihitung dari payout, arus kas, rekam jejak, dan neraca, dengan dasar hitung yang terbuka di halaman ini.
Bagaimana laba BRIS di laporan keuangan terbaru?
Di laporan keuangan terbarunya (Q2 2026), laba bersih BRIS tercatat Rp 1,96 T, naik 5% dibanding kuartal yang sama tahun lalu (Rp 1,86 T). Skor kualitas dividen menilai tren jangka panjang — satu kuartal naik/turun tidak langsung mengubahnya.
Apa itu ex-date (dan cum-date)?
Cum-date menutup perdagangan dengan hak dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi; mulai ex-date (hari bursa berikutnya), saham diperdagangkan tanpa hak tersebut di kedua pasar itu. Jadwal Pasar Tunai dapat berbeda. Harga saham biasanya terkoreksi sebesar kira-kira nilai dividennya tepat di ex-date — itu normal, bukan anomali.
Kenapa payout ratio penting?
Payout ratio = porsi laba yang dibagikan sebagai dividen. Payout 50% artinya separuh laba dibagi, separuh ditahan untuk tumbuh. Di bawah ~60% umumnya sehat; di atas 80% patut diwaspadai — sekali laba turun, dividennya ikut terancam karena tidak ada ruang penyangga.
Apa itu yield trap?
Yield yang terlihat tinggi (misalnya di atas 9%) kadang bukan rezeki, tapi gejala: harga sahamnya jatuh karena pasar meragukan kelangsungan bisnisnya — pembaginya mengecil, yield-nya membengkak. Pantau Saham menandai kombinasi berbahayanya secara otomatis: yield tinggi plus payout berlebihan, arus kas yang tak menutup dividen, atau laba yang menurun.
Cara membaca skor & posisi valuasi di halaman ini
Setiap angka penilaian BRIS di atas menunjukkan dasar hitungnya — skor kualitas dividen dibedah per komponen (payout, arus kas, rekam jejak, neraca), dan posisi valuasi (Rendah · Moderat · Tinggi) ditakar per sektor, karena PBV bank tidak bisa disamakan dengan PBV emiten energi. Pakai ini sebagai titik awal riset, bukan kesimpulan akhir: selalu cek laporan keuangan resminya. Ini alat baca data, bukan ajakan beli.