Infrastruktur · IDX
Dividen TLKM — Telkom Indonesia
Jadwal dividen terdekat: ex-date 18 Jun 2026 (beli paling lambat 17 Jun 2026), dividen Rp 222/saham. Telkom Indonesia membagikan dividen dengan yield 7.3% dan payout ratio 118%, dengan rekam jejak 30 tahun berturut-turut membayar dividen. Di bawah ini: skor daya tahan dividennya (dengan dasar hitung yang terbuka), timeline ex-date, dan fundamental lengkapnya.
01Pergerakan harga
02DividenWATCH
Untuk naik ke Solid: Payout 118.1% > 80%
Yield tahunan di atas sudah menjumlahkan seluruh pembagian 12 bulan terakhir; nominal di sini hanya satu tahap. Cum-date = hari terakhir beli untuk dapat dividen. Jadwal ex-date: TradingView & pasardana.id.
◆Skor kualitas dividen · standar Premium
Informasi dan skor di aplikasi ini disusun untuk tujuan informasi dan edukasi berdasarkan kriteria yang Anda tetapkan sendiri. Ini bukan rekomendasi, saran, atau ajakan untuk membeli atau menjual efek. Seluruh keputusan dan risiko investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda. Kami bukan penasihat investasi berlisensi. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa depan.
03Level Teknikal · Pivot Bulanan
Level support/resistance objektif dari pivot bulanan (Classic), sebagai referensi posisi harga — bukan ajakan transaksi.
04Fundamental · Overvalued
Jangan lewatkan ex-date TLKM
Masuk gratis dan tandai ★ TLKM — pengingat cum-date 17 Jun 2026 (hari terakhir beli) dan flag yield trap mendarat langsung di Telegram-mu.
Memahami angka-angka di halaman ini
Apa itu ex-date (dan cum-date)?
Cum-date adalah hari terakhir membeli saham dengan hak dividen; mulai ex-date (hari bursa berikutnya), pembelian baru tidak lagi kebagian dividen periode itu. Jadi kalau kamu ingin dividen TLKM berikutnya, kamu harus sudah memegang sahamnya sebelum ex-date. Harga saham biasanya terkoreksi sebesar kira-kira nilai dividennya tepat di ex-date — itu normal, bukan anomali.
Kenapa payout ratio penting?
Payout ratio = porsi laba yang dibagikan sebagai dividen. Payout 50% artinya separuh laba dibagi, separuh ditahan untuk tumbuh. Di bawah ~60% umumnya sehat; di atas 80% patut diwaspadai — sekali laba turun, dividennya ikut terancam karena tidak ada ruang penyangga.
Apa itu yield trap?
Yield yang terlihat tinggi (misalnya di atas 9%) kadang bukan rezeki, tapi gejala: harga sahamnya jatuh karena pasar meragukan kelangsungan bisnisnya — pembaginya mengecil, yield-nya membengkak. Pantau Saham menandai kombinasi berbahayanya secara otomatis: yield tinggi plus payout berlebihan, arus kas yang tak menutup dividen, atau laba yang menurun.
Cara membaca skor & vonis di halaman ini
Setiap angka penilaian TLKM di atas menunjukkan dasar hitungnya — skor daya tahan dividen dibedah per komponen (payout, arus kas, rekam jejak, neraca), dan vonis valuasi (Murah · Wajar · Mahal) ditakar per sektor, karena PBV bank tidak bisa disamakan dengan PBV emiten energi. Pakai ini sebagai titik awal riset, bukan kesimpulan akhir: selalu cek laporan keuangan resminya. Ini alat baca data, bukan ajakan beli.